level zero atau zero point..
pasrah.. sama dunia bukan berarti hanya meratapi nasib sendiri, pasrah itu bisa aktif juga..
menerima dan merasakan.. memberi perhatian..
tenang dan seimbang... sadar bijaksana....
ada dan tidak ada itu sama jadi berbahagialah.. enak dan tidak enak itu selalu silih berganti.. jadi bijaksanalah..
belajar dari ada dan ketidakadaan
terima kasih Tuhan buat hidup ini..
semalem nonton film kungfu panda lagi, setelah saya nonton di bioskop.. ehm.. film ini gak ada mati lucunya.. yah feel so deep philosophy..
master Oogway (si kura2 tua), berkata.. "yesterday is history, tomorrow is mistery, today is a gift, that's why we call it present"
Master Shifu berkata.. bahwa terpilihnya si Panda "Po" adalah sebuah kecelakaan, master oogway berkata "there is no accident, just believe",
bahkan ketika kita merasa mampu memutuskan masa depan, kita bisa menentukan bibit buah pier mana yang bagus, dan kita bisa memastikan dimana kita akan menanam bibit tersebut, kalo gak salah si master Oogway ini cuma berkata "iya asal dirawat dengan kasih sayang, bibit buah pier ini bisa tumbuh sebagai pohon pier, bukan pojoh jeruk, apel atau pohon lainnya", "Just Believe".
sang ayah bangau juga ikut berkata "To make something special, you just need believe it's special, because There is no Secret Ingredience".
kalo sekali nonton kayanya agak sulit buat saya "menangkap" semua pesan2 ini.. secara gw anak visual getoh jadi getol di gambarnya melulu huhahahaha..
yah intinya yang saya tangkep:
> berusaha menghargai apa yang kita miliki, > berbahagia dan berusahalah terbaik untuk setiap hari yang kita dapatkan sebagai hadiah, > gak ada kecelakaan yang ada itu kesempatan, percaya aja semua akan baik2 saja, > terima apa adanya, dan kembangkan, > dan yang terakhir membuat sesuatu yang special itu cuma perlu ketekunan, kesabaran, dan percaya aja itu special maka jadilah dia special, karena emang gak ada bumbu rahasia apapun.. yang ada usaha dan FOKUS....
 | salah | Sep 1, '08 8:34 AM for everyone |
bibir penuh keegoisan berbicara tentang cerita cinta kepada seorang sahabat, yang di cintanya juga sahabatnya, kisah sahabat mereka jauh lebih lama dari keberadaan cerita saya,
bermula dari kegembiraan samapai akhirnya semua terluka.. maafkan saya.. dia yang begitu sabar menemani saya berbagi pengertian tentang hidup, perasaan itu datang dan saya membiarkannya... sampai saya mencintainya, seorang sahabat dikenalkan kepada saya, sahabat si dia tanpa sepengetahuan sahabat si dia tentang saya dan dia kami menjalani semua dengan kegembiraan..
namun semua kegembiraan itu pudar, saya merusaknya... maafkan saya dia berdiam sejenak samapi saya takut, saya takut kehilanggannya.. saya bercerita tentang saya dan dia kepada sahabat si dia, sahabat si dia murka.. saya terima dia sakit saya baru merasakan.. maafkan saya
tapi tolong biarkan sahabat yang sudah lebih lama itu tetap utuh.. seperti sebelum kebersadaan saya..
saya bukan jagoan yang bersok jadi pahlawan.. saya pencuri kebahagian.. dan saya mengaku salah
maafkan...
saya bukan orang baik dan pintar mengerti.. saya tumbuh dalam kucilan dunia, saya cacat.. saya terima dan saya sadari..
saya sedang belajar.. tapi itu semua tentang saya.. bagaimana dengan teman? sahabat? dan keluarga?
teman saya pergi.. teman saya terluka .. teman saya menagis.. karena kebodohan saya.. karena ketidak mengertian saya tentang bagaimana hidup.. karena keegoisan saya... karena ketidaktulusan saya..
saya sakit semua orang sakit semua marah semua kecewa..
saya minta maaf.. saya sadar maaf itu takkan mudah di bagi2 di beri.. saya belajar ini.. semua PR buat saya saya sayang dunia saya sanyang semua.. tapi kenapa saya sakitin semuanya? saya belum ketemua jawabannya
saya bingung.. maafkan saya saya terlalu naif melihat dunia ini..
buat triimungastifebbyrikipipinbpkhusnikaklilisemuakeluargasayasemuatemaneways terimakasih buat semuanya
PS: jujur itu pahit, dan getir dihati..mungkin maksud kita untuk membuat jadi lebih baik menurut siapakah? kita apa dirinya?.apa buat semua? TUHAN maafkan saya saya bukan pelayan yang baik bagi sesama, maafkan aku..
 | terlalu | Aug 27, '08 10:56 PM for everyone |
ketika semua serba berlebih kita menyebutnya terlalu,
bisa jadi yang berlebih itu baik.. bisa juga tidak bisa jadi yang baik jadi buruk..
terlalu baik, terlalu jujur, terlalu naif, ...
jadi yang sekedarnya sajalah.. sewajarnya..
bijaklah buat hidupmu dan sesama
berpulangnya dari pendakian itu, aku belajar tentang sesuatu.. salah satu dari banyak hal..
tentang rasa.. ada yang disebut "enak" dan ada yang disebut "gak enak", ke dua rasa itu berlaku untuk setiap kali peristiwa dalam hidup kita, jadi bukan cuma buat makanan saja.. hehehe yah biasanya kita cuma pakai istilah enak dan gak enak buat makanan..
misalnya : yang gak enak itu.. kematian, kesepian, sendirian .. dll. dan yang enak itu.. senang, ceria, jatuh cinta. dll
jadi bisa dibilang di dunia ini cuma ada dua rasa.. yah itu menurut saya. kadang kita gak bisa menghelak dari kedua rasa ini, walaupun kita tau/sadar sepenuhnya apa penyebab dan akibatnya.. yah namanya juga manusia..
saya menemukan beberapa hal untuk menghadapi kedua rasa ini: 1. sadarlah.. semua itu gak selalu sama dan kapan saja bisa berubah.. menjadi sesuatu yang kita suka atau malah kita benci.. 2. pasrah, disaat kamu ngrasa gak kuat untuk mengadapinya yang pasrah aja. karena semua bisa berubah dan yakinin akan suatu nilai kebenaran.. (kalau saya bedasarkan kejujuran).. 3. yah apapun rasanya.. kita gak bisa berlebihan dalam menikmatinya, manusia itu diberi kelebihan akal, berpikir akan saat ini saja.. (kata kungfu panda "Yesterday is history, Tomorrow is mistery, Today is bleshing, that's why we call it a present") 4. yah terakhir saran saya Nikmatin aja deh, gak ada ruginya kok.. minimal kita belajar sesuatu dari itu semua... 5... boleh kalo ada yang mau nambahin loh...
entah tulisan ini saya tulis untuk menyampaikan pesan atau saya sendiri yang butuh di ingatkan suatu hari nanti.. karena semua bisa saja berubah..
sebagai bonus dari saya memahami dua rasa ini saya rasa kita punya alasan kuat kenapa kita berbaik hati bagi diri kita dan sesama, sesinis apapun kita hidup... terima kasih untuk step pertama pendakian ini...
okey.. cuma wacana dalam otak aja.. masih inget ceritanya si peter pan? ketika akhirnya wendy dan sebagian anggota geng the lost boy memutuskan untuk pulang ke dunia nyata? dan peter memutuskan untuk tetap tinggal di dunia impiannya bersama thinker bell...
kita gak ada yang tau apakah akhirnya wendy akan melupakan temannya peter, atau bahkan peter sendiri yang memutuskan menghadapi kenyataan dengan menjadi dewasa.. enthlah.. setidaknya.. wendy pernah menawarkan hal itu kepadanya...
dunia dewasa yang ditakutkan seorang peter: bertambah tua, dan hilang masa bersenang2.. terjebak dalam tanggung jawab.. serta tuntutan dunia..sepertinya kesenangan itu hilang..
ehm ada cara lain gak yang biar bisa menikmati hidup dewasa yang masih dengan kesenangan? tanggung jawab sih pastinya... kesadaran akan masa depan.. yang bukan karena tuntutan dan menikmati indahnya dunia.. kalopun ada kayanya jiwa kita yang akan selalu muda..
kita pasti tua. dewasa itu pilihan kalo kata salah satu iklan rokok.. yah gak semua dewasa harus selalu serius kok.. dan kehilangan fun-nya hidup mungkin bisa dikemas dengan penuh kebahagian.. toh hidup bakal jadi beban kalo di bikin jadi beban
kita yang pilih
What I’ve Done - Linkin Park Lyrics: In this farewell, There’s no blood, There’s no alibi. ‘Cause I’ve drawn regret, From the truth, Of a thousand lies. So let mercy come, And wash away… What I’ve Done. I’ll face myself, To cross out what I’ve become. Erase myself, And let go of what I’ve done. Put to rest, What you thought of me. While I clean this slate, With the hands, Of uncertainty. So let mercy come, And wash away… What I’ve Done. I’ll face myself, To cross out what I’ve become. Erase myself, And let go of what I’ve done. For What I’ve Done I’ll start again, And whatever pain may come. Today this ends, I’m forgiving what I’ve done. I’ll face myself, To cross out what I’ve become. Erase myself, And let go of what I’ve done. What I’ve done. Forgiving What I’ve Done.
terlintas pertanyan itu di kepala, baru aja.. setelah beberapa menit masuk ke toilet sambil buka resleting.... weiiitzzz. entar dulu.. gw gak ada masalah sama yang di baliknya resleting itu, pertanyaan am I okey itu lebih mengena di hati gw belakangan ini,
beberapa bulan yang lalu dengan sangat yakin gw bakal jawab Yup.. I'm super okey for my life...yah banyak kejadian di hidup gw belakangan ini.. kaya genjala2 orang depresi bakal kumat... badan membungkung, muka cemberut manyun.. setiap kata2 yang di keluarkan bernada sinis, ketidakpuasan, yah suasana hati berantakan...
haruskah kita hidups seperti itu?
bahkan terus menerus.. ngegrogotin rasa senang... dan menyebarlah suasana "gak enak itu" ke seluruh jagat raya... woooaaaaa....
ini nih racun dunia sesungguhnya..
mungkinkah karena gw dah kelewat berempati sama dia? kelewat menyatuin persaan gw sama dia, jadi kena aja gitu effect dia lagi bete atau senang,... ehm mingkin ... gak ada jawaban pasti... yah belakangan mungkin bukan dia aja yang kehilangan waktu dan hidupnya.. sepertinya gw juga..
kalo di tanya kapan terakhir loe ke bandung? ehm... februari tanggal 7 dua ribu delapan, jadi bukan ke 2, sekarang bulan ke 7.. gosh! dah lima bulan ampir setenagh tahun yang lalu.. wow
iya sih selama lima bulan itu banyak juga tempat selain bandung yang ge sempet kunjungin, taman mini indonesia indah, monumen nasional, taman soeropati, taman mentang, pantai karnaval, museum bank mandiri dan mall moll mall moll lainnya, mostly makan, iya.. makan..
ehm... bukan menyesal juga sih.. soalnya seneng juga gw keliling2 tempat2 yang lama atau bahkan blom pernah gw datengin cukup imbang lah kalo di banding gak ke bandungnya...
but there is something missing.. bagaimana dengan temen2 di bandung? bagaimana dengan perjalanan keliling pameran seni rupa atau design... ? ehm..
tenang.. gw masih ke aksara kok buat liat buku design, cuma kalo soal temen2 sih emang agak susah nih jawabnya.. gw telah milih dia sebagai prioritas gw.. okey.. dan yah mungkin secara gak sadar gw mulai ningalin temen2... yah butuh waktu buat penyesuaian kali dengan dia dan teman2 itu aja.. masalahnya yah.. kalo ditarik ke dasarnya gw gak bisa jawablaah dia aja gak bisa..
kalo ditanya nyesel gak? dengan sejujur2nya dari dalem hati mah pasti gw bilang enggak.. wong dia juga berkah buat gw kok..
yah yah.. ehm.. bete?, bingung? kalo bete enggak sama sekali, bingung sih sedikit hehehe..
yah .. entahlah.. dia sekarang lagi diem.. mungkin menghadepin masalah yang sama atau jauh lebih berat ,... entah lah
Ps: Tuhan semoga dia menemukan jawaban yang dia cari, dan biarkanlah dia bahagia..
We were as one babe For a moment in time And it seemed everlasting That you would always be mine Now you want to be free So I'm letting you fly Cause I know in my heart babe Our love will never die, no You'll always be a part of me I'm a part of you indefinitely Girl don't you know you can't escape me Ooh darling cause you'll always be my baby And we'll linger on Time can't erase a feeling this strong No way you're never gonna shake me Ooh darling cause you'll always be my baby I ain't gonna cry no And I won't beg you to stay If you're determined to leave girl I will not stand in your way But inevitably you'll be back again Cause ya know in your heart babe Our love will never end no You'll always be a part of me I'm part of you indefinitely Girl don't you know you can't escape me Ooh darlin cause you'll always be my baby And we'll linger on Time cant erase a feeling this strong No way you're never gonna shake me Ooh darlin cause you'll always be my baby I know that you'll be back girl When your days and your nights get a little bit colder oooohhh I know that, you'll be right back Ooooh! baby believe me it's only a matter of time
You'll always be a part of me I'm part of you indefinitely Girl don't you know you can't escape me Ooh darling cause you'll always be my baby And we'll linger on Time can't erase a feeling this strong No way you're never gonna shake me Ooh darling cause you'll always be my,....my baby.... You'll always be apart of me (you will always be) I'm part of you indefinitely Girl don't you know you can't escape me Ooh darling cause you'll always be my baby And we'll linger on (we will linger on) Time can't erase a feeling this strong No way you're never gonna shake me Ooh darling cause you'll always be my baby You will always be my baby
ps: gw tau semua orang pasti berubah.. dan pengen bebas, terbang aja.. toh kalo emang perasaan itu masih ada dia pasti balik kok, (sambil bilang dalam hati sendiri "untung gw sayang sama loe,nyet!") huhahahahahaha
Pada suatu masa disebuah kerajaan tinggalah seorang raja yang selalu termenung, raut wajahnya dirudung kesedihan, beliau sedih karena belum memiliki keturunan, selama bertahun-tahun rakyatpun merasakan kegetiran hati sang raja,
suatu malam, dalam kesediahannya sang raja bersujut berdoa kepada Sang Pencipta, "Tuhan, berkatilah aku hambaMU ini agar memperoleh keturunan, aku dan istriku sudah mulai menua dan biarkanlah keturunan ini yang akan meneruskan kerajaan ini"
sesaat kemudian "Akan Ku berikan engkau keturunan, istrimu akan melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik jelita, tapi ingatlah dia bukanlah milikmu sepenuhnya, Aku hanya menitipkannya kepadamu, rawat dan besarkan ia dengan cinta"
Berbahagialah hati sang raja, bergegaslah ia berlari menceritakan kejadian itu kepada istrinya, merekapun bersembah sujud penuh syukur. Waktu berlalu dan tibalah saat yang dinantikan oleh sang raja dan seluruh rakyat negri itu kelahiran seorang bayi yang mungil,cantik jelita dan sangat riang. Serentak seluruh negri bergembira menyambut kedatangannya..
Awan kelabu yang menyelimuti negri itu menghilang, warna - warni sinar pelangi terang benderang menyinari seluruh istana, sambil memeluk si bayi mungil itu raja berdoa, ucap syukur kepada Sang Maha Kuasa dalam doanya terdengar bisikan lembut "Ingatlah, ia hanya kutitipkan padamu". raut gembira sang raja perlahan berubah penuh tanya dalam hatinya.
sang putri kian bertambah besar...
bersambung.......
entah kenapa lirik dari lagu ini bisa begitu banyak berarti, belajar berbahasa dalam hati dan perbuatan.. saya mengeti sekarang... ketika mulut sibuk berbicara mungkin telinga menjadi runggu... belajarlah mendengarkan baru berbicara maafkan saya... karena hatipun berkata saya yang kurang memahami lagu ini
In a Manner of speaking - Nouvelle Vague
In a Manner of speaking I just want to say That I could never forget the way You told me everything By saying nothing
In a manner of speaking I don't understand How love in silence becomes reprimand But the way that i feel about you Is beyond words
Oh give me the words Give me the words but tell me nothing Ohohohoh give me the words Give me the words That tell me everything
In a manner of speaking Semantics won't do In this life that we live we only make do And the way that we feel Might have to be sacrified
So in a manner of speaking I just want to say That just like you I should find a way To tell you everything By saying nothing.
Oh give me the words Give me the words but tell me nothing Ohohohoh give me the words Give me the words That tell me everything
Oh give me the words Give me the words but tell me nothing Ohohohoh give me the words Give me the words That tell me everything
ternyata memang saya yang sok tau kemarin2 ini...
tepat ditengah perkotaan bernama jakarta, saat terik matahari mulai meredup, berdatangan sejumlah orang menikmatinya, entah untuk tujuan apa, mungkin sekedar menikmati ke"hijauan"nya, beraktivitas ria keluarga baru dengan bayinya, atau berolahraga bersama teman, bahkan berpelukan mesra dipingiran penuh impian,
Berdirilah tepat ditengahnya dan lihatlah sekelilingnya.. jutaan cerita terjadi saat itu, tentang derita dunia, tempat bermain, dan tempat berbagi rasa, tempat melepaskan peluh rutinitas,
dulu, semua menari di tempat serupanya, bernyanyi dan memetik sekuntum untuk disematkan di atas daun telinga, tergambar pada gambar bergerak era roma irama dan benyamin s kok,
memang hijau menyegarkan, dimana kini jarang ditemui karena berubah menjadi seogok batu abu-abu, hiburan sedarhana bagi penatnya hiburan palsu sekarang ini, tak mahal mungkin gratis kok, untuk melihat-lihat.. duduk sesaat dan menghirup jutaan kisah di dalamnya,
setealh lengkap sinar kuning matahari itu hilang, satu persatu sinar menganti kuning menjadi putih... terang dan menambah suasana romatis bagi para pengelana cinta...
butuh banyak hijau di tengah keluasan abu-abu beton kota ini, untuk berbagi cerita sesamanya...
suatu hari nanti kembali lagi menikmatinya
setelah lama berpikir dan melihat semua dari jarak yang cukup "jauh", menelaah sebuah pelajaran "mahal" dari suatu permasalahan, saya melihat beberapa kata :
1. pas·sion [pásh'n] noun (plural pas·sions)
intense emotion: intense or overpowering emotion such as love, joy, hatred, or anger Try and play it with a little more passion. intense enthusiasm: a strong liking or enthusiasm for a subject or activity a passion for music object of enthusiasm: the object of somebody's intense interest or enthusiasm Orchids are my passion. outburst of emotion: a sudden outburst of an emotion such as rage, hatred, or jealousy He flew into a passion. pas·sions, plural noun emotions: strong emotions, especially as distinct from reason or intellect a meeting at which passions were running high
2. trust [trust] noun (plural trusts)
reliance: confidence in and reliance on good qualities, especially fairness, truth, honor, or ability position of obligation: the position of somebody who is expected by others to behave responsibly or honorably breached the public trust hope for future: hopeful reliance on what will happen in the future care: responsibility for taking good care of somebody or something We put our children in the trust of a good daycare center. law arrangement to manage another's property: a legal arrangement by which one person trustee holds and manages money or property belonging to somebody else commerce credit: credit given to somebody on purchases made Let me have it on trust.
3. test [test] noun (plural tests)
examination: a series of questions, problems, or practical tasks to gauge somebody's knowledge, ability, or experience basis for evaluation: a basis for evaluating or judging something or somebody
"Bersabar dalam melewati ujian untuk sebuah kepercayaan" "Keyakinan akan kemampuan diri sendiri"
ayolah ... memang sekarang saya butuh dukungan, bukan untuk dipersulit, PS : Tuhan berikan aku kesabaran, ketabahan dan kepasrahan melewati ujian ini, permudahlah segala urusan yang saya hadapi ini dan terima kasih karena telah mengirimkan "dia" untuk menemani aku melewati semua cobaan ini, permudahlah juga masalahnya.... terima kasih Tuhan.... Amien
semua bertanya, semua mengira-ngira dan semua pun bercerita tentang hidupnya masing-masing, akupun menjawab seadanya dan mendengarkan kisah mereka,
kini saatnya beratanya pada diri sendiri percayakah pada kemampuan sendiri? yakin kah saya ?
semoga usaha ini tidak sia sia
PS : terima kasih buat dia yang telah menenangkan saya, ketika semua sibuk bertanya
ada apa dengan polisi? entahlah..mungkin tak ada apa2... lalu kenapa saya mulai benci sama polisi? entahlah.. mungkin buruk sangka saja... setelah 5 jam kini 4 jam dan langsung "gak jelas"... wow dashat sekali misterius lembaga ini ketika semua jawaban salah dan hanya 16 yang benar... Benar kah? entahlah... esok ku tanya lagi.. sampai kapan akan terus begini? tolong jangan menambah lagi jumlah polisi dalam hidup ini
in·gre·di·ent [in grdee ənt] (plural in·gre·di·ents) noun
1. item in recipe: a component of a mixture, especially an item of food or flavoring included in the recipe for preparing a dish 2. element required for something: an element required for a situation, relationship, or plan What are the ingredients for a happy marriage?
bahan-bahan yang dibutuhkan dalam sebuah makanan, itu istilah biasanya .. dalam sebuah kelompok kerja juga setiap anggotanya juga disebut sebagai unsur yang ngebentuknya alias ingredient... kalo setiap unsur itu punya peran masing2 dalam menguatkan "rasa" apa yang akan terjadi jika ia tidak berfungsi dengan semustinya? atau ternyata buah yang kita pakai "rasa"nya berantakan sekali karena sudah "rusak"
bahas punya bahas soal ini... orang2 lebih suka pake nama chemistri.. cuma buat gw.. lebih seneng ingredient.. kalo kelompok ancur.. pasti ada akibat entah unsurnya yang satu rusak merusak semuanya atau emang semuanya aja rusak hahahaha
yah sudahlah yang gw tau cuma jadilah unsur yang baik dan punya taste dimanapun kita berada.. gak usah nyalahin yang laen.. oke semua punya tugasnya kembalilah berkarya !
bertemu, berkenalan, dan mengobrol..... itu adalah kesempatan.. buat bisnis, relasi, bahkan urusan hati.. semuanya butuh kesempatan bahkan di monopoli juga ada kesempatan (selain masuk penjara) hehehehe
banyak yang bilang kesempatan cuma datang sekali, menurut gw keputusan yang menyebabkan adanya kesempatan itu cuma di ambil dalam jangka waktu satu detik..
ketika melihat orang baru di depan muka.. yang ada tuh cuma first impresion bagus buruknya langsung di judge saat itu.makanya banyak yang ketar ketir pas interview, presentasi ke client, dan kanalan sama lawan jenis..
gw cukup beruntung buat mencoba beberapa kali kesempatan dalam jangka waktu dua tahun ini, dalam mencari pekerjaan puluhan kali interview dan banyak kegagalan dan keberhasilan, jualan jasa kantor ke client, berkenalan dengan teman - teman baru, sampai saat ini.. yang sanagt mambantu adalah kesempatan..
untuk dikenal, mengenalkan diri, berbicara, berpendapat, semua karena kesempatan baik buruknya adalah pembuktian diri kita sendiri...mengenal seseorang istimewa dimana kita bisa banyak belajar dan berbagi sungguh menyenangkan.
satu detik yang cukup besar merubah semua cara pandang kita tenang dunia.. yah semua orang ingin diterima, didengar, dan di beri kesempatan.. dan satu detik itulah menentukan akankah jalan hidup kita berubah..
Terima kasih buat Tuhan dan semua teman, sahabat, rekan, serta dia yang telah memberikan sebuah arti besar kata "kesempatan" sebagai kenyataan.
pan.ic [pánnik] noun (plural pan.ics)
overpowering fear or anxiety: a sudden feeling of fear or anxiety, especially among many people, that comes on suddenly, is overwhelming, appears to be uncontrollable, and may seem to be unfounded
sebuah penyakit baru dari zaman serba cepat ini, kita semua kurang waktu, kita semua kurang keyakinan.. dan terlalu takut dalam melihat suatau permasalahan... mungkin gak tau solusinya atau bahkan punya solusi tapii.... terlalu takut untuk yakin kalau semuanya akan baik2 saja..
penyakit yang buat saya sendiri sebagai.. arena permainan berlatih kesabaran, ketenangan dan keihklasan, menyenangkan.. ketika usai melewatinya...
lalu bagaimana dengan panicholic?
panicholic
istilah baru yang saya sebut bagi para panikers sedunia, seseorang yang dengan rutinnya panik?.. hahahaha emang ada?.. ada bangeeet, apa dia sadar? entah.. tapi kayanya sih iya sayangnya... dia kumat terus huaaaaaaaaaaa.... kecendrungan selalu prepare for the worst.. kejadiannya adalah focus to the worst... iih (kacau kayanya tuh englisnye... cuek!) jadi semua di dasari dengan kemungkinan untuk gagalnya... jadi rusuh ini itunya...sebel juga sih, kenapa gak tenang dulu.. keunggulannya sih banyak dari penyakit ini.. kita terlatih buat prepare segala sesuatunya dengan detail, segala hal tersusun rapih.. cuma penyakitnya nular! sampi dengan konyolnya ketidakpercayaan akan segala sesuatu, wahasil semua di bikin panik dan selalu marah2.. itu.. yang buruknyaaa... lelah kanya hidup seperti itu.. kasihan..
masalah utama pemicu penyakit ini cuma waktu, ketidakyakinan, ketidaktahuan.. obatnya.. tenang dan percaya semua akan baik2 saja.. jika persiapannya dengan baik di lakukan...
yah.. maaf kalo rada ngaco.. cuma ini yang lagi saya rasain (dan saya jadi korban dari para panicholic)...
awalnya mem-browsing teman satu negara, awalnya saling berbahasa penuh sopan santun, awalnya saling bertanya tentang pekerjaan dan kehidupan, awalnya saling berbagi canda dan tawa, awalnya saling berbagi dunia, akhirnya berjabat tangan, dan menemukan jawaban "kenapa kita dipertemukan?", "makna mendalam tentang arti persahabatan"
"Tuhan, bantulah ia menemukan jawaban yang masih ia pertanyakan, karena ia sudah membantu saya menemukan jawaban saya, Amien"
| |